Futures Emas Menguat di Sesi AS, Harga Tembus US$4.384 per Troy Ons
Harga emas berjangka bergerak lebih tinggi pada perdagangan Amerika Serikat, Kamis (17/9/2026), di tengah pelemahan tipis dolar AS. Kontrak emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan di sekitar US$4.384,45 per troy ons, naik 0,07% pada saat laporan Investing.com diterbitkan pada Jumat dini hari WIB, 18 September 2026.
Emas Bergerak Naik
Perdagangan di Divisi Comex New York Mercantile Exchange menunjukkan futures emas Desember mempertahankan penguatan setelah mengalami volatilitas dalam beberapa sesi terakhir.
Investing.com mencatat area support emas berada di sekitar US$4.273,30, sementara resistance berada di sekitar US$4.444,90 per troy ons. Level tersebut menjadi area teknikal yang dapat diperhatikan pelaku pasar dalam melihat pergerakan harga berikutnya.
Pergerakan terbaru juga menunjukkan pemulihan dari perdagangan sesi AS sehari sebelumnya. Pada 17 September, kontrak Desember sempat tercatat di US$4.304,20 per troy ons, turun 0,66%.
Dolar AS Melemah Tipis
Penguatan emas berlangsung bersamaan dengan pelemahan tipis dolar AS.
Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, turun sekitar 0,04% menjadi 99,94 ketika laporan tersebut dibuat.
Pergerakan dolar menjadi salah satu faktor yang sering diperhatikan pasar emas. Karena emas internasional dihargai dalam dolar AS, pelemahan greenback dapat membuat logam mulia tersebut relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Meski demikian, pergerakan emas tidak hanya ditentukan oleh dolar. Ekspektasi suku bunga, imbal hasil obligasi AS, inflasi, permintaan safe haven, dan kondisi geopolitik juga dapat memengaruhi harga.
Perak dan Tembaga Ikut Menguat
Bukan hanya emas yang bergerak naik pada sesi tersebut.
Kontrak perak Desember naik 1,35% menjadi US$65,80 per troy ons, sedangkan kontrak tembaga Desember menguat 1,59% menjadi US$6,61 per pon pada saat laporan diterbitkan.
Kenaikan beberapa logam sekaligus menunjukkan adanya penguatan yang lebih luas di pasar logam berjangka pada sesi tersebut.
Emas Masih Dekat Area Resistance
Dengan harga sekitar US$4.384 per troy ons, emas berada sekitar US$60 di bawah resistance US$4.444,90 yang disebut Investing.com.
Jika harga mampu bergerak menuju dan melewati area resistance tersebut, pelaku pasar dapat mengamati apakah penguatan mampu berlanjut. Sebaliknya, apabila tekanan jual kembali muncul, area support US$4.273,30 menjadi salah satu level teknikal yang dapat diperhatikan.
Level support dan resistance bukan jaminan arah harga, melainkan referensi teknikal berdasarkan pergerakan pasar.
Pasar Tetap Perhatikan Dolar dan Kebijakan The Fed
Pergerakan emas selanjutnya berpotensi tetap sensitif terhadap perkembangan dolar AS dan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve.
Untuk saat ini, perdagangan terbaru menunjukkan emas mampu kembali menguat di sesi AS, sementara indeks dolar bergerak sedikit melemah.
Dengan harga emas yang masih berada pada level tinggi, volatilitas dapat tetap besar. Investor dan trader perlu memperhatikan tidak hanya pergerakan harga emas, tetapi juga dolar AS, yield obligasi, data ekonomi AS, serta perkembangan kebijakan moneter.
Sumber: Investing.com — Futures emas lebih tinggi selama sesi AS, diterbitkan 18 September 2026 pukul 02.45 WIB.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual instrumen investasi tertentu.




Post a Comment for "Futures Emas Menguat di Sesi AS, Harga Tembus US$4.384 per Troy Ons"