Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Batubara Indonesia Diborong China Tahun 2021


Tiongkok memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk mengekspor batubara ke negara nya tersebut selama 3 tahun dimulai dari tahun 2021. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan China Coal Transportation and Distribution (CCTDA), Rabu (25/11) dengan nilai komitmennya mencapai US$ 1,46 miliar atau sekitar Rp 20,6 triliun. 

Komoditas batubara akan semakin bergairah tahun depan dan dari hasil kerja sama tersebut akan menimbulkan kenaikan harga batubara yang sebelumnya sempat mengalami penurunan di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah Indonesia melakukan kerja sama saat berkunjung ke China yang diwakili oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi beberapa bulan lalu. Kebijakan pasokan jangka panjang ekspor batu bara tersebut dapat mendorong perusahaan yang produksi  dalam negeri dengan memanfaatkan pembeli dari Tiongkok. 

Penandatanganan kerja sama antara APBI dengan CCTDA juga dihadiri oleh anggota APBI yang menjadi eksportir batubara ke RRT yaitu Bukit Asam, Kideco, Adaro Energy, Indo Tambangraya Megah, Multi Harapan Utama dan lainnya. Perwakilan dari  China National Coal Association atau CNCA juga tur hadir pada acara tersebut.

Pemerintah Indonesia akan mendorong perusahaan dalam negeri untuk meningkatkan produksi batubara untuk mendorong perekonomian. Kebijakan ini dapat membuka peluang investasi bagi investor dari Tiongkok yang dikenal sudah sangat maju dalam penguasaan teknologi pengolahan batubara. Meskipun pasar batu bara global diperkirakan belum akan pulih sepenuhnya seperti di tahun 2018-2019


Post a Comment for "Batubara Indonesia Diborong China Tahun 2021"