Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penjelasan Tentang Final Gear Pada Unit



Tambnas Edukasi - Setelah kecepatan dikurangi dan torque ditambah oleh transmisi setelah melewati propeller shaft tenaga akan digunakan untuk memutar roda, saat awal unit bergerak tidak diperlukan kecepatan tetapi torque yang besar. Oleh karena itu, untuk menambah torque dari output transmisi dibuat gear reduksi  yang dinamakan final gear.

Selain itu, final gear berfungsi untuk merubah arah tenaga dari propeller shaft ke roda kanan dan kiri, oleh karena itu umumnya digunakan kombinasi bevel gear. Di bawah ini dijelaskan beberapa tipe gear (bevel gear) pada final gear :

Worm Gear
Karakteristik tipe ini smooth dan saat meshing tidak bersuara karena poros drive gear dan driven gear tidak lurus, level lantai dapat lebih rendah dan ratio reduksinya lebih besar lebih mudah dicapai. Tetapi tipe ini hanya digunakan untuk sedikit jenis kendaraan tipe heavy-duty dan cenderung untuk panas karena efisiensi transmisi rendah.

Spiral Bevel Gear
Karakteristiknya terus-menerus, smooth, saat meshing tidak bersuara, kapasitas torque besar dan efisiensi transmisi tinggi karena itu tipe ini sekarang banyak digunakan untuk efisiensi bahan bakar kendaraan. Konstruksi antara poros pinion dan ring gear pada tipe ini  satu garis lurus.

Hypoid gear mempunyai tipe spiral bevel gear, keduanya mempunyai bentuk gear yang hampir sama tetapi antara poros drive gear dan driven gear pada tipe hypoid tidak lurus (garis tengah pinion lebih rendah dari garis tengah ring gear). Sehingga level lantai dapat lebih rendah. Selain itu tipe ini lebih tahahan lama dan tidak menimbulkan kebisingan. 

Post a Comment for "Penjelasan Tentang Final Gear Pada Unit"