Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Nikel Terbang Berkat Adanya Mobil Listrik

News - Pada tahun 2021 banyak pihak yang sepakat akan menjadi tahun yang sangat besar untuk sejumlah komoditas jenis logam dasar, salah satunya adalah nikel. Transaksi kontrak futures nikel sepanjang tahun 2020 pada bursa Shang Hai mampu mengalami penguatan mencapai 18 persen. Hal itu membuat harga nikel dunia naik, dan berimbas juga pada harga nikel acuan di tanah air yang turut mengalami kenaikan signifikan.

Menilik pada bulan Desember yang lalu, harga nikel acuan di tanah air sebesar USD15,647 per ton. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 12,8 persen jika dibandingkan pada bulan Januari tahun lalu yang berada di angka USD13,876 per ton. Saat mulai munculnya wabah pandemi, harga nikel acuan sempat anjlok, karena adanya kebijakan pembatasan aktivitas dan lockdown.

Begitu kebijakan pembatasan itu mulai longgar, terhitung sejak bulan Mei, harga nikel acuan pun berangsur kembali menguat. Bahkan harganya mampu mencapai rekor tertinggi pada akhir tahun 2020.

Selama ini nikel merupakan hasil tambang yang memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan. Saat ini di pasar diketahui ada dua kategori nikel yang diperdagangkan, yakni kelas I dan kelas II. Untuk kategori nikel kelas I biasanya digunakan untuk komponen baterai kendaraan listrik. Sedangkan untuk kelas II digunakan untuk baja.

Diperkirakan penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi gaya hidup baru. Oleh karenanya, hal tersebut membuat harga nikel mengalami penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir, terlepas dari adanya wabah pandemi yang menghantam.

Untuk tahun 2021 ini pun diprediksi harga nikel akan tetap positif. Diperkirakan harga nikel akan menembus di atas USD20,000 per ton. Tentunya kenaikan harga ini akan terjadi pada kategori kelas I yang digunakan untuk baterai kendaraan listrik. Terlebih adanya defisit pada pasokan nikel di saat tren sedang mengalami kenaikan. Hingga tahun 2025 mendatang, harga nikel akan mengalami setidaknya kenaikan sebesar 5,9 persen setiap tahunnya.

Sedangkan untuk harga nikel kelas II akan tetap terjaga untuk tahun ini sampai dengan tahun 2025 nanti. Hal ini tak lepas dari kuatnya peningkatan kapasitas untuk nikel pig iron atau NPI di tanah air yang mampu mengimbangi turunnya produksi di Tiongkok, serta peningkatan demand untuk baja stainless.

Post a Comment for "Harga Nikel Terbang Berkat Adanya Mobil Listrik"