Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pandemi Merubah Pola Dalam Berbisnis


Tambnas Bisnis - Pandemi dengan lonjakan besar-besaran membuat jutaan orang memilih untuk bekerja, makan, berolahraga, dan menghibur diri mereka sendiri di rumah. Hal ini secara tidak langsung memberikan efek terhadap dunia bisnis.

Ketidakpastian mengubah iklim bisnis menjadi berbeda dalam beberapa hal di seluruh negera, sekitar 500.000 pengusaha menemukan hal yang sama. Virus corona menghancurkan jumlah usaha kecil yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Begitupun sebaliknya peluncuran jumlah bisnis baru yang belum pernah terjadi sebelumnya mulai bermunculuan. Ledakan bisnis yang tak terduga itu menjadi pelajaran bagaimana membuat ekonomi lebih kondusif bagi ide-ide baru, perusahaan baru, dan wirausahawan baru di masa depan.

Sebagai aturan umum, pembentukan bisnis adalah siklus orang yang lebih cenderung untuk meningkatkan perusahaan, kepercayaan melonjak, dan munculnya investor. Maka dari itu, tidak mengherankan bahwa resesi pandemi menyebabkan penurunan besar dalam bisnis baru yang dimulai.

Dengan cara lain, karakteristik unik dari resesi pandemi membuat memulai bisnis menjadi proposisi yang menarik. Pergeseran bekerja dari kantor menuju rumah membuat pengaturan lebih cepat dan memotong biaya tertentu.  Pandemi juga membuat hubungan dengan investor, dan beberapa client menjadi lebih sederhana.

Selain itu, resesi pandemi memicu kehancuran kreatif, mempercepat peralihan ke model bisnis kerja-dari-rumah, jarak jauh, terdistribusi, dan langsung-ke-konsumen yang telah diantisipasi para ekonom sejak awal era komputer.

Virus corona menghancurkan restoran, gym dan studio tetapi meningkatkan pendapatan untuk perawatan kulit dan pakaian santai akan tetapi mengarah pada penggunaan konferensi virtual dan teknologi kerja kolaboratif.

Akhirnya, sejumlah pengusaha menyebutkan bahwa pandemi telah mengubah kalkulus risiko mereka dengan cara yang tak terlukiskan dan tidak dapat diukur, menanamkan sikap just-do-it dalam diri mereka.

Post a Comment for "Pandemi Merubah Pola Dalam Berbisnis"