Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Tambnas Shopee Collaboration
Tambnas Shopee Collaboration

Mengenal Penyakit Kusta: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan



Penyakit kusta (lepra) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini sering kali dianggap sebagai penyakit kuno yang telah ditemukan sejak ribuan tahun lalu. Meskipun begitu, hingga saat ini, kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia.

Kusta merupakan penyakit menular yang menyebar melalui udara dari penderita kusta yang belum diobati. Meskipun demikian, kebanyakan orang yang terpapar bakteri penyebab kusta tidak akan terkena penyakit ini. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh akan membunuh bakteri penyebab kusta sebelum bakteri ini dapat berkembang dan menyebar.

Namun, pada beberapa orang, sistem kekebalan tubuh tidak mampu melawan bakteri penyebab kusta. Akibatnya, bakteri tersebut dapat menginfeksi saraf, kulit, dan jaringan lain di dalam tubuh, menyebabkan gejala kusta yang beragam.

Gejala

Gejala kusta dapat muncul dalam rentang waktu yang bervariasi, dari beberapa bulan hingga bertahun-tahun setelah paparan bakteri penyebab kusta. Gejala kusta yang paling umum adalah bercak putih atau kemerahan pada kulit. Bercak tersebut biasanya muncul pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari, seperti wajah, telinga, tangan, dan kaki.

Selain bercak pada kulit, penderita kusta juga dapat mengalami kelemahan atau mati rasa pada saraf tertentu, terutama pada tangan, kaki, atau wajah. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita kesulitan dalam menggerakkan bagian tubuh yang terkena.

Gejala lain yang mungkin muncul pada penderita kusta adalah demam, berkeringat di malam hari, dan kelelahan. Beberapa penderita kusta juga dapat mengalami pembengkakan pada wajah, hidung, atau telinga.

Penyebab

Penyebab kusta adalah bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini dapat menyebar melalui udara dari penderita kusta yang belum diobati. Namun, kebanyakan orang yang terpapar bakteri ini tidak akan terkena penyakit kusta.

Hal ini karena sistem kekebalan tubuh dapat melawan bakteri penyebab kusta sebelum bakteri ini berkembang dan menyebabkan gejala kusta. Meskipun demikian, pada beberapa orang, sistem kekebalan tubuh tidak mampu melawan bakteri tersebut, menyebabkan bakteri tersebut berkembang biak dan menyebabkan infeksi pada kulit, saraf, dan jaringan lainnya.

Post a Comment for "Mengenal Penyakit Kusta: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan"

Tambnas Shopee Collaboration