Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Tambnas Shopee Collaboration
Tambnas Shopee Collaboration
Tambnas Shopee Collaboration

Setelah 12 Hari Rally, Harga Batu Bara Anjlok 3,34%: Apa Penyebabnya?



Setelah mengalami rally selama 12 hari yang cukup kuat, harga batu bara akhirnya mengalami penurunan sebesar 3,34% pada perdagangan Rabu (23/8/2023). Harga batu bara dalam kontrak September di bursa ICE Newcastle ditutup pada posisi US$ 159,25 per ton.

Sorotan tertuju pada tren harga batu bara yang mengalami fluktuasi signifikan. Pada tahun 2022 yang lalu, meskipun mengalami kenaikan yang luar biasa, harga batu bara tidak mampu mencetak penguatan selama 12 hari berturut-turut. Pertanyaannya, apa yang menjadi faktor penyebab dari penurunan harga pasir hitam ini setelah 12 hari kenaikan yang cukup mengesankan?


Menurut Dendi Ramdani, Kepala Riset Industri dan Regional Bank Mandiri, koreksi harga batu bara sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi. Saat ini, pasar sedang mengalami proses menuju titik keseimbangan baru, dan dari segi fundamental, harga batu bara kemungkinan akan terus mengalami penurunan. Dendi juga menambahkan bahwa permintaan saat ini memang tinggi, namun jika melihat harga yang masih tergolong anomali dan terlalu tinggi, produksi batu bara pun akan meningkat.

Penjelasan lebih mendalam dari Dendi Ramdani dapat disaksikan dalam dialog bersama Maria Katarina dalam segmen "Mining Zone" dalam acara "Closing Bell" di CNBC Indonesia, yang dijadwalkan tayang pada Kamis, 24 Agustus 2023. Berbagai aspek terkait tren pasar batu bara dan faktor-faktor yang memengaruhinya akan dibahas dalam program tersebut. Fluktuasi harga batu bara dan dampaknya terhadap industri energi serta ekonomi global tetap menjadi perhatian utama para pelaku pasar dan ahli ekonomi.

Post a Comment for "Setelah 12 Hari Rally, Harga Batu Bara Anjlok 3,34%: Apa Penyebabnya?"

Tambnas Shopee Collaboration
Tambnas Shopee Collaboration