Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Tambnas Shopee Collaboration
Tambnas Shopee Collaboration

Pasar Kripto Terperosok dalam 24 Jam Terakhir: Bitcoin, Ethereum, dan Binance KompaK Turun Setelah Akun Resmi SEC Amerika Serikat 'Disusupi'




Pasar kripto global mengalami gejolak signifikan dalam 24 jam terakhir setelah akun resmi Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) dilaporkan 'disusupi'. Menurut data dari Coinmarketcap pada Rabu pagi, kapitalisasi pasar kripto global turun 1,82%, mencapai US$ 1,7 triliun dalam periode tersebut.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC), mengalami penurunan sebesar 1,96% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 46.087 per koin atau setara dengan Rp 716 juta dengan kurs Rp 15.536.

Ethereum (ETH) juga terpengaruh, mengalami penurunan sebesar 0,04% dan diperdagangkan dengan harga US$ 2.334 per koin. Sementara itu, Binance Coin (BNB) melemah 2,08% menjadi US$ 299 per koin.

Mengutip sumber dari Cryptonews, harga Bitcoin tiba-tiba melonjak mendekati US$ 48 ribu setelah akun resmi SEC Amerika Serikat mengumumkan persetujuan untuk Bitcoin Exchange-Traded Funds (ETFs). Namun, optimisme tersebut tidak bertahan lama karena harga Bitcoin turun sebanyak US$ 3 ribu menjadi di bawah US$ 45 ribu setelah Ketua SEC, Gary Gensler, menyatakan bahwa akun resmi tersebut telah 'disusupi'.

Gary Gensler menegaskan bahwa SEC belum menyetujui penawaran dan perdagangan produk-produk Bitcoin exchange-traded (ETFs). Pernyataan tegas ini menimbulkan kebingungan di pasar, dan harga Bitcoin terakhir diperdagangkan sekitar US$ 46 ribu, mengalami penurunan sekitar 2% dalam sehari.

Meskipun 'peretasan' SEC telah menciptakan kekacauan di pasar, pandangan positif terhadap Bitcoin tidak sepenuhnya hilang. Pasar kripto kini menantikan persetujuan SEC untuk beberapa aplikasi Spot Bitcoin ETF yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

Komunitas kripto merespon cepat terhadap kritik terhadap Gary Gensler dan ketidak kompetenan SEC dalam mengamankan akunnya pada saat yang sangat sensitif bagi pasar. Namun, analis memprediksi bahwa keputusan SEC terkait ETF Bitcoin spot dapat mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek.

Investor institusional dan ritel telah lama menanti persetujuan Spot Bitcoin ETF, dan Standard Chartered bahkan memproyeksikan bahwa persetujuan tersebut dapat menghasilkan aliran dana sebesar US$ 50 miliar hingga 100 miliar. Persetujuan ini diharapkan dapat memperkuat kredibilitas Bitcoin sebagai aset dan memberikan investor AS akses yang lebih mudah untuk mendapatkan eksposur terhadap BTC melalui pialang mereka yang sudah ada.

Post a Comment for "Pasar Kripto Terperosok dalam 24 Jam Terakhir: Bitcoin, Ethereum, dan Binance KompaK Turun Setelah Akun Resmi SEC Amerika Serikat 'Disusupi'"

Tambnas Shopee Collaboration