Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sebelum Tahun Baru Imlek, Warga Tiongkok Akan Disuntik Vaksin Virus Corona


Tambnas News - Pemerintah China akan menyuntikkan vaksin virus corona kepada 50 juta warganya yang akan ditargetkan selesai sebelum liburan Tahun Baru Imlek pada Februari 2021. Beijing mengantisipasi penyebaran virus corona pada perayaan tradisi masyarakat Tiongkok. Pemerintah China mengadakan pertemuan mengundang pejabat dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di seluruh negeri pada Rabu lalu.

Menurut kabar Pemerintah Tiongkok akan menyuntikkan 100 dosis vaksin buatan perusahaan Tiongkok, Sinopharm dan Sinovac pada warganya. Pemberian 50 juta dosis pertama ditargetkan selesai pada pada 15 Januari dan dosis kedua pada 5 Februari. Hal ini diberikan dua kali karena tiap orang yang disuntik memerlukan dua dosis vaksin yang diberikan pada waktu berbeda. 

Pihak Tiongkok melakukan ini karena untuk mengurangi potensi penyebaran virus corona pada tahun Baru Imlek. Penyebaran  wabah sindrom pernafasan akut yang parah atau SARS yang pernah terjadi pada tahun 2003 ke berbagai kabupaten di Tiongkok ketika ratusan juta orang merayakan hari libur nasional makanya pihak Tiongkok berusaha untuk mengantisipasi nya. Tahun lalu, Beijing mengunci Wuhan untuk mencegah penyebaran corona. Pemberian vaksin diprioritaskan kepada pekerja kesehatan, petugas polisi, petugas pemadam kebakaran, petugas bea cukai, pengurus kargo, pekerja transportasi dan logistik, petugas pengawas perbatasan, staf panti jompo, pengurus, pekerja sanitasi dan pekerja utilitas.

Pada beberapa bulan yang lalu Pemerintah Tiongkok telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin produksi negeri. Namun, kurang transparannya data penelitian membuat beberapa negara sangat khawatir. Perusahaan China, Shanghai Fosun Pharmaceutical Group, bahkan berencana mengimpor 100 juta vaksin Covid-19 dari BioNTech hingga tahun depan. Fosun Pharma telah membawa dua kandidat vaksin BioNTech ke dalam uji klinis di Tiongkok. Uji klinis vaksin berkode BNT162b2 itu telah memasuki fase kedua dan melibatkan 960 peserta dari Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Namun, kedua kandidat vaksin tersebut belum mendapat persetujuan dari regulator medis. Padahal, vaksin Covid-19 BioNTech yang dikembangkan bersama Pfizer telah menerima persetujuan untuk penggunaan darurat di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.

Uni Emirat Arab  tetap akan menggunakan vaksin buatan Tiongkok, bahkan mereka mengatakan vaksin Sinopharm memiliki kemanjuran 86% meski belum ada data dari Tiongkok. Di Peru, regulator memberikan lampu hijau untuk Sinopharm untuk melanjutkan uji coba setelah sempat dihentikan selama akhir pekan. Di Indonesia, uji coba Sinovac dalam proses uji coba ketiga. Wakil kepala gugus tugas pengembangan vaksin Tiongkok, Wang Junzhi, mengatakan timnya menyiapkan 600 juta dosis vaksin virus korona yang tidak aktif yang akan selesai sebelum akhir tahun.

Post a Comment for "Sebelum Tahun Baru Imlek, Warga Tiongkok Akan Disuntik Vaksin Virus Corona"