Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tutorial Menghindari Dari Serangan Hacker Terhadap Perangkat


Tambnas Teknologi - Salah satu tindakan kejahatan yang banyak terjadi sekarang ini ialah serangan dari hacker. Mengingat hampir semua kegiatan serba online, ancaman peretasan akun oleh hacker menjadi suatu hal yang menakutkan. Baiklah kali ini kita membahas bagaimana tindakan mencegah hacker masuk ke perangkat HP Android, Smartphone, laptop atau komputer.

Saat ini banyak sekali yang memanfaatkan media sosial dan aplikasi terkenal untuk sebagai penunjang kegiatan ataupun hanya hiburan. Namun, dari sinilah para hacker mulai melakukan serangannya.Untuk itu kita wajib mengetahui cara menghindari hacker di Facebook, Instagram, Email, mengunduh dan menginstal aplikasi tertentu atau bahkan saat berselancar disuatu situs di Internet.

Para hacker membajak akun dari pengguna seringkali tidak terduga dan tanpa disadari. Maka dari itu lindungi keamanan Handphone dan semua perangkat dengan mengamankan aplikasi yang berpotensi terkena virus atau malware hacker. Baiklah kali ini kita akan membahas bagaimana untuk melindungi perangkat elektronik dari gangguan dan serangan hacker.

Kata sandi atau password yang digunakan pada akun sosial media sangatlah penting. Fungsinya yang untuk melindungi dan mengamankan akun dari orang lain atau pihak yang tidak bertanggung jawab agar tidak disalahgunakan. Untuk itu, pilih dan gunakan kata sandi yang kuat dan unik. Dengan kata sandi yang sulit, orang lain akan lebih sulit dalam membobol akun pengguna.

Sewaktu memasukkan password akun media sosial, email dan lain sebagainya dalam perangkat baru maka akan muncul pemberitahuan “Remember password” atau “ingat password”, Fitur ini sebenarnya dapat memudahkan pengguna untuk tidak memasukkan password lagi ketika akan masuk layanan online tertentu. Tapi hal ini bisa dimanfaatkan hacker untuk mengambil celah dari suatu keamanan.

Padai era yang canggih ini membuat miliyaran perangkat bisa saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Berbagai ancaman keamanan informasi terdapat dimana mana dan password yang digunakan pun bisa dibobol. Untuk menghindari hal tersebut, maka perlu mengubah password secara rutin. Menggunakan satu password untuk waktu yang lama lebih rentan dibajak oleh para hacker.

Semua orang sat ini sudah menggunakan layanan internet dalam sebuah perangkat, tapi selalu ingatlah untuk mengaktifkan fitur keamanan yaitu Otentikasi dua faktor.

Aplikasi bajakan yang kerap kita ditemui di internet sangat rentan terhadap serangan dari virus. Hacker biasanya menggunakan aplikasi bajakan sebagai jembatan untuk melakukan tindakan kejahatannya. Dimana software atau aplikasi tersebut telah disisipi atau diisi oleh script jahat yang berpotensi mengambil atau mencuri data dari pengguna. 

Oleh sebab itu, untuk melindungi perangkat alangkah lebih baiknya jangan mengunduh atau menginstal aplikasi sembarangan. Apalagi aplikasi yang tidak diketahui sumbernya dan di download dari luar aplikasi resmi Google play store atau apps store.

Saat virus atau malware mulai masuk pada suatu perangkat seringkali tidak disadari. Untuk itu, disarankan dalam menggunakan program atau aplikasi antivirus terbaik yang akan melakukan identifikasi atau pengecekan terhadap kemungkinan virus yang masuk ke dalam suatu perangkat. Virus sendiri bisa masuk dan mengambil data pribadi dengan banyak cara seperti penyusupan melalui program. Segera ketahui jika terdapat program yang mencurigakan dan  langsung menghapusnya.

Saat ini banyak tempat umum telah menggunakan wifi sebagai fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi, hal itu dapat membuat para pelaku tidak bertanggung jawab dalam menggunakan fasilitas yaitu dengan meretas sebuah akun. Untuk itu, lindungi perangkat dengan bijak jika menggunakan wifi umum.

Apabila di perangkat yang digunakan menyimpan banyak data dan sangat penting bagi, pastikan juga menggunakan fasilitas kunci layar dengan kata sandi bukan PIN. Jangan menggunakan smart lock karena sekarang ada keamanan menggunakan sidik jari atau wajah, tapi hacker bisa lebih pintar yakni dengan menyalin sidik jari digelas atau benda yang Anda gunakan atau menipu kameranya dengan menunjukkan foto.

Selain menghindari download aplikasi pada situs yang tidak terpercaya, penting juga untuk melihat ulasan aplikasi sebelum mendownload meskipun di aplikasi resmi. Sebab, para developer kemungkinan mengubah atau menambah kebijakan baru. Sebagai contoh aplikasi Evernote yang melakukan peningkatan dengan mengakses semua catatan pengguna. Hal ini bisa menjadi keberatan bagi sebagian orang.

Untuk mengamankan perangkat dari serangan hacker, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memperbarui firmware dan aplikasi ke versi yang paling terbaru. Pada proses ini memangakan menghabiskan kuota internet, akan tetapi bahwa update ini juga sangat penting untuk menambal keamanan akun pada perangkat.

Sebenarnya ada berbagai tindakan kejahatan yang dapat dilakukan. Peretasan akan mengancam untuk menyebarkan data penting dari akun yang telah diretas. Hal ini sangat penting untuk menjadi perhatian dari kita semua. Marilah selalu tetap waspada dan semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Tutorial Menghindari Dari Serangan Hacker Terhadap Perangkat"